Postingan

Menampilkan postingan dengan label Edukasi

Bersihkan Data pada File Memori, Bantu Selamatkan Bumi

Gambar
  Foto: Adinda Balqis Yuswadi Perkembangan teknologi telah memberikan banyak keuntungan ekonomi digital untuk kehidupan manusia di era modern beberapa tahun ini. Pengetahuan milik manusia mengenai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) terus berkembang menuju peradaban yang lebih canggih dan mempermudah kehidupan manusia. Namun di balik semua dampak positif dari perkembangan tersebut, tidak banyak yang mengetahui dampak buruk dari jejak karbon digital. Manusia kurang awas terhadap dampak buruk bagi lingkungan tempat tinggal mereka. Perubahan iklim semakin terasa tiap tahunnya dan mulai mempengaruhi alam serta kehidupan manusia, salah satu yang paling terasa adalah pemanasan global yang berdampak pada suhu bumi. Teknologi informasi dan komunikasi telah menguasai sekitar 10% dari pembangkit listrik dunia, bahkan era zettabyte akan menggunakan sekitar 50% lebih banyak energi dari pada penjerbangan global. Peningkatan jumlah permintaan energi teknologi informasi dan komunikasi harus te...

Bukan Hanya Tentang Menggali, Yuk Lebih Mengenal Arkeologi

Gambar
  Foto: Open.Ai Kesalahan persepsi mengenai suatu jurusan karena stigma yang telah melekat memang sering terjadi di kalangan masyarakat. Misalnya ilmu arkeologi yang sering dianggap orang pekerjaannya hanyalah menggali tanah untuk menemukan penggilanan sejarah. Salah satu mahasiswa Jurusan Arkeologi, Tarisha Naura, pun pernah berpikiran seperti itu sebelum masuk ke jurusan ini.  “Orang-orang pasti ngiranya kayak, ‘ah, ini arkeologi pasti belajarnya tentang candi-candi atau nyari-nyari barang tinggalan ngegali-gali tanah’. Ternyata pas tau lebih jauh lagi arkeologi itu enggak monoton gitu-gitu aja, enggak kayak cuma belajar tentang masa lalu. Tapi kita belajar gimana suatu peristiwa masa lalu itu bisa terjadi dan kira-kira relevan ga, ya, kalo itu diterapin di masa sekarang,” tutur Tarisha. Tarisha juga sempat membagikan beberapa pengalaman mata kuliah lainnya. Ada mata kuliah Arkeologi Sosial yang mempelajari teori feminis hingga marxis dalam dunia arkeologi, dirinya juga mend...

Cara Jitu Belajar Bahasa Inggris Untuk Pemula

Gambar
Foto: Mutiara Safina Kamu ingin mahir berbahasa Inggris, tapi bingung ingin belajar dari mana? Jangan khawatir, jika kamu ingin belajar Bahasa Inggris, kini ada banyak cara untuk kamu coba. Dengan kamu mahir bahasa Inggris ada banyak keuntungan dan bisa menjadi bekal untuk kamu di masa depan, lho! Seperti halnya, jika kamu sedang berada di luar negeri, itu akan membantu kamu untuk berkomunikasi. Contoh lainnya, jika kamu ingin melamar di perusahaan besar, seperti BUMN ataupun company besar lainnya, Bahasa inggris menjadi persyaratan kamu untuk bisa diterima oleh perusahaan tersebut. Maka dari itu, kamu harus memiliki skill Bahasa inggris yang merupakan bahasa internasional. Berikut beberapa pengalaman dan cara belajar Bahasa inggris yang dibagikan oleh Mutiara Safina, Mahasiswi, program studi penerbitan.  Berawal menggemari keluarga youtuber asal Amerika bernama Bratayley.\, Mutiara membuat fan account untuk mereka dan bertemu dengan fan account lainnya yang berasal dari berbaga...

Meningkatkan Kepercayaan Diri dengan Jurusan Public Relation

Gambar
Foto: Rachel Karundeng   Untuk tampil percaya diri di depan orang tentu tidaklah mudah. Bagi Sebagian orang merasa minder untuk tampil dihadapan orang banyak karena kurangnya rasa percaya diri yang dimiliki. Namun, hal itu tidak baik jika terus ditanamkan di dalam diri.  Nah, Sobat Katarasa! Pada bacaan artikel kali ini akan membahas bagaimana cara meningkatkan rasa kepercayaan diri melalui jurusan Public Relation bersama Rachel Karundeng seorang mahasiswi di Universitas Nasional. Jika kamu memiliki kepribadian yang Ekstrovert, hal ini sangat menguntungkan bagi kamu untuk lebih berani karena seorang yang mempunyai kepribadian ini ia adalah seorang yang dapat membuka diri dan memiliki sifat percaya diri. Hal ini berbanding terbalik dengan seorang yang memiliki kepribadian Introvert. Seseorang yang memiliki kepribadian Introvert cenderung menyukai ketenangan dan menghindari interaksi yang ramai. Adapun seseorang yang memiliki kepribadian Ambivert, seseorang yang memiliki kepriba...

Dari Pelukis Untuk Pelukis

Gambar
Foto: Yasmin Shafira Bentuk ekspresi ide, emosi dan hasrat dapat dituangkan dalam medium apapun, baik itu sastra maupun seni rupa. Ketika sudah dituangkan, bentuk ekspresi diri tersebut akan lahir menjadi sebuah karya. Akan tetapi, terlepas dari banyaknya aneka karya maupun bentuk ekspresi diri, tidak sedikit pemula yang ingin mendapatkan tips dan trik atau ilmu untuk bisa membuat lukisan, terutama lukisan tradisional yang dapat dinikmati banyak kalangan seperti para seniman profesional pada umumnya. Hal ini terjadi karena lukisan tradisional adalah salah satu karya yang paling sederhana sekaligus rumit. Bahan, teknik, alat serta waktu yang dibutuhkan cukup banyak, tapi jika sudah punya, maka menjalankan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melukis akan menjadi mudah. Langkah-langkah Melukis "Langkah paling dasar yang harus dilakukan sebelum ngelukis itu, punya ide dan niat. Udah, dua itu aja dulu. (Kalau) gak ada, gak bakal jadi." Kata Yasmin Shafira, mahasiswi Fakulta...

Kuliah di Jurusan Kriminologi, Bagaimana Rasanya?

Gambar
Foto: Alika Fildzah Jurusan Kriminologi adalah salah satu jurusan terlangka di Indonesia yang hanya tersedia di tiga Perguruan Tinggi, yakni Universitas Budi Luhur, Universitas Islam Riau, dan Universitas Indonesia. Ketidakfamiliaritas ini membuat banyak calon mahasiswa baru menjadi ragu untuk mendaftarkan diri di jurusan tersebut. Selain sedikit, mereka juga penasaran seperti apa seluk-beluk dan rasanya berkuliah di sana. Untuk itu, artikel ini akan membahas lebih dalam tentang Jurusan Kriminologi bersama Alika Fildzah, mahasiswi Kriminologi UI yang sedang mengenyam semester empat. Belajar tentang kejahatan dari sudut pandang sosiologi Jika di Jurusan Ilmu Hukum mempelajari kejahatan dari sisi pelanggaran hukum, Jurusan Kriminologi lebih fokus mengkaji faktor-faktor sosial yang mempengaruhi kejahatan tersebut. “Mungkin kalau versi singkatnya, ada yang namanya empat dimensi kriminologi, isinya ada kejahatan itu sendiri, pelaku, korban, dan reaksi sosial masyarakat terhadap kejahatan,” ...

Tips Menjaga Persahabatan hingga Lebih dari 7 Tahun

Gambar
  Foto: Rona Putri Angel Agustina Kata orang, persahabatan yang sudah melebihi tujuh tahun adalah tanda bahwa persahabatan tersebut akan bertahan seumur hidup. Namun, menjaga persahabatan tetap erat dan berkelanjutan terkadang menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika terpisah oleh jarak dan waktu. Dengan beberapa cara yang tepat, kita dapat mempertahankan hubungan persahabatan kita hingga lebih dari tujuh tahun, bahkan ketika terpisah oleh sekolah, kampus, dan pulau sekalipun. Kali ini, kita akan berkenalan dengan Akhira Mahalia; Mahasiswi Pend. Matematika UMJ,  Rona Angel; Mahasiswi Sastra Inggris Unimed, serta Sabda Afrinansia, Mahasiswi Hukum Unila. Ketiga teman kita ini sudah saling mengenal sejak tahun 2015, alias saat mereka menempuh kelas 1 SMP. Nah, di sini, mereka akan memberi beberapa kiat penting untuk menjaga persahabatan jangka panjang, nih, Sobat Katarasa! Mari simak apa saja tipsnya! Komunikasi yang Konsisten: Salah satu kunci menjaga persahabatan adalah ko...

Menyidik Pidana dan Kriminologi bagi Masyarakat Awam

Gambar
Foto: Pinterest Kriminologi dan hukum pidana saling terkait dan melengkapi satu sama lain. Kriminologi memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang fenomena kriminal dan mencari cara untuk mencegah dan mengurangi kejahatan. Di sisi lain, hukum pidana adalah sistem yang menerapkan sanksi terhadap pelaku kejahatan. Menurut Sabda Simamora, Mahasiswi Hukum Universitas Negeri Lampung, pidana berarti nestapa. Menurut KBBI, nestapa memiliki arti kesedihan atau kesusahan hati.  “Jadi awalnya hukum pidana yang saat ini berlaku di Indonesia berasal dari hukum zaman Belanda. Segala peraturan yang ada di hukum kita saat ini masih merupakan produk buatan Belanda yang mana ada beberapa pasal yang kurang relevan untuk bangsa Indonesia.” Hukum pidana merupakan bagian dari sistem hukum yang mengatur perilaku kriminal dan mengenakan hukuman kepada pelaku kejahatan. Sabda Simamora memaparkan, dalam bidang kriminal sendiri, terdapat beberapa penyebutan subjek dalam ranah hukum yang perlu diketahui...