Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kuliner

Tteobokki, Hidangan Kue Beras Asal Korea Selatan

Gambar
  Foto: Adinda Balqis Yuswadi   Salah satu hidangan dari Korea Selatan yang bernama topokki atau tteokbokki berasal dari kata ttoek yang berarti kue beras. Kue beras yang digunakan biasanya berbentuk tabung atau silinder, kemudian dimasak dalam bumbu gochujang atau pasta cabai Korea yang bercita rasa pedas dan manis. Hidangan ini sangat populer bahkan sudah menjamur di Indonesia, baik di restoran makanan Korea Selatan ataupun warung pinggir jalan. Makanan yang identik dengan bumbu gochujang ini diyakini bahwa varian pedas dari tteokbokki yang dibuat dengan bumbu berbasis gochujang pertama kali muncul pada tahun 1953. Ketika Ma Bok-Lim berpartisipasi dalam pembukaan restoran Korea-Tiongkok, dia secara tidak sengaja menjatuhkan kue beras yang diberikan selama pembukaan ke jajangmyeon. Menyadari rasanya yang enak, ia mengembangkan ide membumbui kue beras dalam bumbu gochujang. Sayangnya, makanan luar negeri yang masuk ke Indonesia biasanya mengalami modifikasi yang menyesuaikan d...

Es Potong: Jajanan Anak-Anak yang Mulai Menghilang

Gambar
  Foto: Adinda Balqis Yuswadi   Jajanan untuk anak-anak mudah ditemukan di dekat sekolah. Mulai dari camilan, seperti roti bakar, mie instan, dan beragam olahan aci ataupun jajanan es menyegarkan seperti soda gembira, seduhan minuman renceng, es goyang, es gabus, dan juga es potong. Sayangnya, tempat jajanan ini sempat terkena imbas dari pandemi covid-19. Namun, setelah pandemi resmi berakhir dan sekolah sudah beraktivitas sedia kala, para pedagang ini pun kembali melakukan kegiatan berjualannya. Salah satu jajanan es yang telah disebutkan tadi ada es potong. Terkadang es potong sering disalahkenali dengan es lilin dan juga es loli. Es lilin merupakan es yang dibungkus dalam plastik dan es loli merupakan es yang memakai gagang untuk pegangan serta bentuk esnya cenderung melebar hampir menyerupai persegi panjang. Sedangkan bentuk es potong seperti perpaduan kedua es tersebut. Bentuknya silinder seperti es lilin tetapi disajikan terpotong dan ditusuk pada batang kayu sebagai ala...

Aci: Cemilan Di Kala Lapar

Gambar
  Foto: Deta Sekar Tanandar  Aci, tiga huruf satu kata yang memiliki ciri khas tersendiri. Apa yang terlintas dipikiran Sobat Katarasa ketika mendengar kata aci? Kenyal? Enak? Berbumbu? Benar sekali. Aci adalah bahasa Sunda dari tepung tapioka. Tepung aci di tanah Jawa Barat mampu diolah menjadi beraneka macam olahan kuliner yang menggugah selera, seperti cimol, cireng, dan lain sebagainya. Narasumber kali ini adalah seseorang yang berasal dari suku Sunda-Jawa yang mahir dalam membuat cemilan berbahan dasar aci. Selain dari aci, dirinya juga menyukai cemilan yang berbahan dasar tepung-tepungan.  Namanya Umma Syakina, anak kedua dari garis keturunan Sunda-Jawa ini memiliki tangan yang terampil dalam urusan masak-memasak. Awal mula Umma menyukai memasak cemilan aci adalah ketika dirinya merasa lapar tapi ingin membuat masakan yang simpel di tahun 2020 kemarin, yaitu ketika dunia sedang berjuang melawan Covid-19. Ia mendapatkan inspirasi memasak dari Instagram dan TikTok kar...

Favorit Kita Semua! DimSum!

Gambar
Foto: Deta Sekar Tanandar Hai Sobat Katarasa!  Kembali lagi bersama dengan kami. Kali ini akan membahas tentang kuliner luar negeri yang sudah familiar di lidah Indonesia kita. Berasal dari negeri Great Wall dengan panda imutnya. Yap! China, makanan kuliner khas China ini sudah melekat di lidah kita dan banyak memiliki cabang bisnis dimana-mana. Berbahan tepung dengan isian berbeda-beda mulai dari daging, wortel, jamur, udang hingga sosis sekalipun. Ini dia, DimSum!    DimSum yang kami tuju adalah DimSum Tajir 09 yang berada tepat di depan Masjid Nurul Ikhwan, perumahan Puri Pamulang. Dengan seorang owner bernama Ibu Eti DimSum ini cukup merebak dan populer dikalangan RW 09. Awal mula Ibu Eti menjual DimSum ini untuk menambah penghasilan dan belajar untuk berbisnis. Ia mendapatkan inspirasi dari orang-orang yang suka belajar berbagai ragam kuliner. Awal Ia menjual berlokasi di lingkungan rumah ketua RW dan mencoba menjual di kawasan Tajir 09 ini.    Modal awal I...

Mentai, Makanan Jepang yang tengah Hits, Simak Cara Pembuatannya!

Gambar
  Foto: Meyla Azzahra  Halo, Sobat Katarasa! Belakangan ini tengah hits dan berseliweran di media sosial makanan khas Jepang yang hampir mirip seperti sushi yaitu mentai. Buat kamu pecinta makanan khas Jepang tentu sudah tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Makanan yang salah satu olahannya menggunakan saus atau disebut saus mentai sebagai topping yang dituangkan untuk memberi cita rasa yang khas. Kini sudah mulai banyak berbagai macam kreasi mentai yang dijual. Buat kamu yang penasaran dengan olahan mentai, mari simak bagaimana cara membuatnya agar bisa kamu kreasikan di rumah lho! Berbicara tentang mentai, mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa mentai adalah olahan khas Jepang berupa telur pollack, sejenis kod. Namun di negara asal nya yaitu Jepang, mentai disebut dengan mentaiko. Di Indonesia sendiri, kini olahan mentai yaitu saus mentai menjadi salah satu jenis makanan yang sedang hits.  Saus mentai memiliki ciri khas dengan saus nya yang creamy, ...

Resep Rendang Nikmat untuk Menu Hari Raya

Gambar
  Foto: Serviana Retiurma Simamora  Halo, Sobat Katarasa! Siapa, sih, yang gak tahu rendang? Masakan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan aneka rempah-rempah khas Indonesia yang kini sudah mendunia bahkan menjadi salah satu masakan terenak di dunia. Rasa dan aroma dari rendang memang sangat menggugah selera dan identik sebagai menu masakan di hari raya, kini olahan rendang bisa kamu coba masak sendiri di rumah dengan mudah, loh ! Rendang merupakan masakan yang berasal dari Minang Kabau dengan bahan dasar daging sapi serta berbagai macam rempah-rempah Indonesia. Bagi masyarakat Minang, menu rendang sudah menjadi tradisi hidangan saat lebaran yang kini sudah menyebar seantero negeri. Kini olahan daging rendang sudah banyak diadaptasi di berbagai daerah. Seperti halnya dengan mbak Intan, ia gemar memasak masakan Indonesia, termasuk olahan rendang.  “Menu rendang menjadi menu makanan yang paling dinanti sanak keluarga dan sudah menjadi budaya turun temurun ketika di...

Resep Thai Tea 5000 Rupiah

Gambar
Foto: Putri Nurhaliza    Minuman berasal dari luar negeri yang sudah lama banyak digemari masyarakat dengan berbagai macam usia dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua sekalipun yaitu thai tea . Thai tea merupakan minuman teh asal Thailand yang sudah banyak terjual di Indonesia dari pedagang besar hingga pedagang kecil. Thai tea tidak hanya memiliki rasa rempah teh tetapi juga memiliki rasa manis yang dihasilkan dari susu kental manis dan krimer sehingga tidak membuat mual itulah alasan kenapa banyak masyarakat Indonesia yang suka dengan thai tea . Orang-orang suka mengkonsumsi thai tea saat cuaca sedang panas dan cerah. Ibu saya pernah menjadi seorang penjual minuman berbagai rasa termasuk thai tea dengan harga murah yakni hanya 5000 rupiah saja. Ibu saya menjual thai tea dengan harga murah karena memang tidak terlalu banyak bahan yang dibutuhkan untuk membuat dan harga bahannya juga tidak mahal. Meskipun harga bahannya tidak mahal rasa thai tea yang dijual ibu...

Cara Membuat Daging Sambal Ijo Khas Padang

Gambar
  Foto: Putri Nurhaliza Bu Sri, salah satu penjual nasi padang, memiliki salah satu lauk yang menjadi favorit banyak orang yaitu daging sambal ijo. Selain menjual daging sambal ijo, Bu Sri juga membuat lauk pelengkap nasi padang lainnya. Rasa pedas dan asin yang seimbang membuat daging sambal ijo banyak digemari orang. Daging sambal ijo makanan yang dapat dimakan kapan saja dan dimana saja rasanya tetap nikmat. Ada bahan dan alat yang mendukung proses pembuatan daging sambal ijo dari mentah hingga matang sempurna. Bu Sri merupakan salah satu penjual daging sambal ijo dari sekian banyaknya penjual yang tersebar di Citereup, Bogor, Jawa Barat. Beliau pertama kali menjual daging sambal ijo pada tahun 2010, sudah cukup lama. Rasa masakan buatan Bu Sri sangat enak dan match . Rasa daging sambal ijo akan meningkat jika dimakan bersamaan dengan nasi hangat. Bu Sri membagikan resep cara membuat daging sambal ijo khas rumah makan padang yang benar dan menghasilkan rasa yang enak. Berikut ad...

Jajanan Anak Kampus: Kue Sus

Gambar
  Foto: Fathizah Kiaranisa Kue sus dan pie merupakan salah satu makanan ringan yang selalu populer di Indonesia. Fathizah Kiaranisa, seorang mahasiswi di Kampus Polimedia, menjual kue sus dan pie yang menjadi favorit di kalangan mahasiswa. Berbicara dengan Fathizah, ia mengatakan bahwa bisnisnya dimulai sejak dia berada di kelas 8 SMP. Fathizah mengatakan bahwa ia mulai menjual kue sus dan pie karena iseng membawa kue ke sekolah dan membagikannya kepada teman-temannya. Teman-temannya menyukai rasanya dan mulai memesan kue darinya. “Harga kuenya itu kisaran mulai 2rb. Omsetnya sus itu kalau sehari 120.000, kalau sus 115.000.” Setiap harinya, Fathizah bisa mendapatkan omset sekitar Rp 120.000 untuk kue sus dan Rp 115.000 untuk kue pie. Ia menerima pesanan secara pre-order , di mana setiap pembeli harus menghubunginya terlebih dahulu untuk mengonfirmasi pesanan mereka. Meski begitu, Fathizah juga menerima pembelian langsung untuk setiap varian kue yang tersedia, namun prioritas akan d...

Papeda yang Melegenda

Gambar
  Foto: Oktaviana Permatasari  Papeda, sebuah hidangan yang tak bisa dipisahkan dari masyarakat Indonesia Timur. Hidangan yang biasanya dihidangkan dengan ikan dan sayuran ini memiliki cita rasa dan bentuk yang khas. Sobat Katarasa, mau tahu nggak, apa saja bahan dan bagaimana pembuatan kuliner melegenda satu ini? Mari simak artikelnya! Asal kuliner ini adalah khas Maluku dan Papua. Bahan utama hidangan ini terbuat dari sagu. Berbentuk kenyal seperti lem, transparan, dan tidak memiliki rasa asli. Disajikan dengan bahan tambahan yang beragam. Saat pembuatan papeda, sagu yang digunakan biasanya diproses secara tradisional dengan cara diperas hingga keluar patinya, kemudian diayak dan dicuci hingga bersih. Pati sagu tersebut dicampurkan dengan air dan diaduk hingga membentuk adonan yang kental. Kemudian adonan dimasak dengan api kecil dan terus diaduk hingga membentuk tekstur yang kenyal. Papeda dapat disajikan dalam berbagai cara, bisa dengan cara dihidangkan dalam mangkuk, atau...

Mengenang Kembali Kopi Dalgona, Minuman Viral dari Era Pandemi

Gambar
Foto: Hati Bening Asy-Syahiidah  Tepat bulan Maret tahun ini, sudah tiga tahun sejak masuknya virus COVID-19 ke Indonesia. Virus ini menyebabkan pandemi berlangsung selama kurang lebih dua tahun. Kendati begitu, pandemi telah melahirkan beberapa tren baru yang bisa dilakukan di rumah, salah satunya kopi dalgona. Kopi dalgona merupakan kopi yang diadaptasi dari permen tradisional Korea Selatan, dalgona. Kopi ini menuai banyak perhatian di tahun 2020 dan diikuti oleh orang-orang dari seluruh dunia. Salah satu dari orang-orang itu termasuk gadis berusia 16 tahun bernama Hati Bening Asy-Syahiidah. Kini sedang mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Musik Yogyakarta, Bening ternyata adalah 'korban' era pandemi yang pernah membuat kopi dalgona. "(Masih) inget. Waktu itu aku ngeluh bosen di grup WhatsApp kelas, eh ada (teman) yang bales pake video TikTok kopi dalgona. Katanya 'daripada bosen, bikin ini aja', gitu." Cerita Bening tentang awal mula ia menemukan tren k...

Menebar Berkah di Bulan Suci dengan Roti

Gambar
Foto: Renata Permadi  Setelah penantian yang panjang selama satu tahun, bulan Ramadan akhirnya datang pada akhir Maret. Di bulan penuh berkah ini, sudah merupakan hal yang lazim bagi kebanyakan orang untuk mengirimkan bingkisan ke teman dan keluarga. Bingkisan atau sering disebut sebagai hampers adalah sekotak paket yang biasanya diisi oleh beberapa jenis barang, seperti makanan, minuman, dan lainnya. Bingkisan ini sering diberikan ke orang-orang terdekat untuk mempertahankan silaturahmi atau mengirim ucapan selamat pada hari dan bulan keagamaan tertentu, seperti Ramadan dan Natal. Dengan adanya kultur berbagi bingkisan, bulan Ramadan edisi tahun ini kembali menjadi kesempatan besar bagi toko yang menginginkan profit menguntungkan. Beberapa dari mereka berlomba-lomba demi menyediakan beragam pilihan bingkisan untuk dibeli. Artikel kali ini akan membahas tentang di balik layar pembuatan bingkisan Ramadan dengan Renata Permadi, pendiri Roti Empati, sebagai narasumber. Berdiri pada a...